You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Operator Pompa Mobile Diduga Dipukuli Preman
photo Doc - Beritajakarta.id

Operator Pompa Mobile Jadi Korban Pemukulan

Nahas dialami Wahyu Maulana (32), salah seorang operator pompa mobile Sudin Tata Air Jakarta Timur. Dirinya menjadi korban pemukulan oleh Angga Yuswanto (27). Korban dianiaya pelaku saat menjaga pompa mobile di Jl Raya Pramuka, Matraman, Minggu (15/3) malam.

Tapi tiba-tiba pelaku langsung memukuli saya

Pemukulan terhadap korban bermula saat pelaku yang tengah membonceng kekasihnya melintas di sekitar pompa mobile menggunakan sepeda motor. Tiba-tiba saja, pelaku dikejar seekor anjing hingga pelaku nyaris terperosok ke dalam selokan.

Tak lama berselang, pelaku bersama tiga rekannya mendatangi pompa mobile yang tengah dijaga korban dan rekannya Ari (23). Pelaku menuduh korban sengaja menyuruh seeokor anjing untuk mengejarnya.

4 Penganiaya Siswa SMP Bakti Idhata Diringkus

"Saya jelas menolak tuduhan itu. Tapi tiba-tiba pelaku langsung memukuli saya," kata Wahyu, Senin (16/3).

Wahyu kemudian melaporkan penganiayaan yang dialaminya ke Polsek Matraman. Setelah menerima laporan, polisi langsung memburu pelaku yang diduga preman ke sejumlah lokasi.

"Pelaku berhasil kami tangkap saat bersembunyi di rumahnya di kawasan Palmeriam," ujar Kompol UA Triyanto, Kapolsek Matraman, Senin (16/3).

Menurut Triyanto, berdasarkan penyelidikan awal, pelaku pemukulan seorang diri. Sebab, saat kejadian tiga rekannya hanya menonton. Atas kasus ini, pelaku dijerat dengan Pasal 351 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye2920 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Rayakan HUT Ke-499 Jakarta, Setu Babakan Gelar Gebyar Seni Budaya

    access_time20-06-2026 remove_red_eye960 personNurito
  3. MRT Terapkan Tarif Rp1 pada 22, 27, dan 28 Juni 2026

    access_time21-06-2026 remove_red_eye868 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. 2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

    access_time23-06-2026 remove_red_eye862 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye815 personAldi Geri Lumban Tobing